Saling Percaya Akan Cinta Sejati
Saling Percaya Akan Cinta Sejati
kembali lagi dalam sebuah cerita cinta sedih bikin baper ini. Banyak orang mendambakan cerita cinta sejati dalam sebuah kehidupan asmaranya. Tapi apa daya mereka tak bisa menggapai karena pada dasarnya manusia hanya bisa berencana dan Tuhan yang menentukan.Setelah kisah cinta sejati yang sudah di ceritakan pada cerita cinta sejati kemaren kita akan lanjutan tentang perjuangan sepasang kekasih untuk mendapatkan cinta sejati.
Dengan kondisi mental Gibran yang belum juga membaik karena ditinggal Ayah tercinta dan kondisi kekasihnya yang semakin memburuk ,Gibran pun terlarut dalam kesedihannya .Sampai-sampai Diana merasa ada yang aneh dengan pasanganya. Gibran terus meratapi apa yang dialami dan tak mau membagikan cerita sedih ini pada kekasihnya.
Akhirnya pada komunikasi selanjutnya diana pun bertanya pada sang kasih.
" mas ,kamu kenapa si...kok beberapa hari ini keliatannya kamu ga baik-baik saja" tanya Diana.
" aku ga papa sayang" jawab Gibran
"owhhh..kamu ga mau cerita ..kamu udh ga percaya sama aku ,kamu menganggapku sebagai orang lain " desak Diana
"aku ga papa sayang..serius ga papa" jawab Gibran
"Ya udh kalo ga mau cerita." tegas Diana
Diana pun coba menenangkan sang kekasih agar tidak merasa sedih karena apa yang tidak diketahui Diana ,walopun kekasihnya tidak cerita tapi Diana mempunyai firasat kalo kekasihnya itu sedang tidak baik- baik saja.
hari-hari mereka lalui seperti biasa. Tapi setelah Diana mengetahui kalo kemungkinan dia hidup kecil diana lalu ingin berpisah dengan Gibran. Diana ingin gibran bahagia dan tidak berharap lagi dengannya.
Karena masalah ini Diana selalu berpikir kalo Gibran pantas mendapatkan wanita yang bisa menjaga ,merawatnya dan membuatnya selalu bahagia. Diana sudah tidak merasa berguna karena dia hanya bisa tertidur di ranjang.
baca juga: cinta sejati terpisah oleh ruang dan waktu
Akhirnya diana pun cerita ke gibran.
"hai..kamu lagi apa mas.." tanya diana.
"aku habis kerja ,kamu udah minum obat belum ,biar cepet sembuh ".jawab Gibran
"mas aku mau ngomong" kata diana
"lah ini kan udah ngomong ,emang ini ga ngmong" sambil becanda gibran menjawab.
"ini serius mas ,kamu pantes dapet wanita yang sehat ,yang bisa ngerawat kamu yang bisa buat kamu bahagia yang bisa kamu harepin nanti pada saat kamu pulang berlayar., aku ga pantes buat kmu mas .Aku sakit-sakitan..masih banyak diana yang lebih baik diluar sana mas." kata diana sambil nangis.
"kamu ngomong apa si .aku udah bahagia sama kamu..dan dengan wanita manapun aku. aku ini pelaut yang hanya bisa melihat senyum wanitaku ,,dan wanitaku tidak bisa merawat dan menjagaku karena keadaanku yang harus berlayar.,udah jangan ngelantur bicarany..udah mending kamu istirahat lalu kalo udah mendingan moodnya kamu telepon lagi .aku mau kerja dulu..aku sayang kamu.." kata Gibran.
diana pun tidak bisa berkata-kata lagi karena lelakinya begitu mencintainya dan berharap ada mukjizat datang untuk hubungan ini agar lebih baik lagi . Dan omongan gibran itu membuat diana lebih semangat untuk melawan penyakitnya itu.


Comments
Post a Comment
Dilarang Spam!